Siska adalah seorang yatim piatu dan dia sejak kecil sudah dipelihara oleh sebuah rumah yatim piatu X. Disaat tinggal bersama anak- anak lainnya di rumah panti asuhan itu, Siska tidak merasakan kesedihan setelah ditinggal oleh orang tuanya sewaktu dia masih bayi karena kebahagiaan dan rasa aman yang diberikan oleh pastur pembimbing. Namun demikian, kehidupannya mulai berubah sewaktu dia berumur 13 tahun saat dia mulai diadopsi oleh pasangan Ibu Yuni dan Bapak Irwan. Setelah Ibu Yuni dan Bapak Irwan mengurusi semua surat- surat yang berhubungan dengan Siska Suryani, akhirnya Siska ikut dengan mereka ke rumahnya yang baru. Rumah Ibu Yuni dan Bapak Irwan sangat besar karena mereka termasuk orang strata atas. Keluarga Ibu Yuni dan Bapak Irwan menganggap Siska Suryani sebagai anaknya sendiri dan mengasuhnya dengan penuh kasih. Tepat sewaktu Siska Suryani berumur 16 tahun, Ibu Yuni yang Siska anggap sebagai ibunya sendiri meninggal dunia akibat kanker yang menyerang otak tengahnya. Di penguburan Ibu Yuni, Siska hanya berdiam diri dan memandang makam Ibu Yuni dengan penuh kesedihan dan begitu pula dengan Bapak Irwan. Bapak Irwan merasa tertekan sekali dengan kematian istrinya yang sangat dia sayangi. Semenjak kematian istrinya, kehidupan Bapak Irwan telah berubah. Kehidupannya sebagai seorang Direktur Muda di kantornya yang penuh dedikasi dan dipenuhi oleh figur ayah telah berubah menjadi seorang laki-laki buaya yang selalu membawa minuman keras dan perempuan malam setiap kali dia pulang kantor. Siska hanya berdiam diri melihat perubahan total ayah tirinya itu, begitu pula dengan pembantu-pembantu yang telah setia menemani keluarga itu sebelum Ibu Yuni meninggal dunia. Bentakan- bentakan dan perlakuan kasar yang diberikan oleh Bapak Irwan kepada supir dan pembantu rumah tangganya membuat mereka menjadi tidak betah bekerja di situ dan akhirnya hanya tinggal Bapak Irwan dan Siska Suryani yang tinggal di rumah itu. Suatu malam, Bapak Irwan pulang ke rumah dengan kondisi tubuh yang sangat payah. Sambil berjalan tergopoh-gopoh dan memegang Whiskey di tangan kirinya, dia membanting pintu rumahnya dengan keras dan berteriak-teriak memanggil Siska, “Siskaa .., kemarii.” Dia terjatuh ke atas sofa yang terletak di dekat pintu masuk lalu membuka dasi dan kemeja kerjanya. Tak lama kemudian, Siska turun dari lantai atas rumahnya untuk menemui Bapak Irwan yang sedang on karena minuman keras yang mungkin dicampur dengan ecstacy. Siska mendekati ayah tirinya dengan penuh ketakutan karena melihat kondisi ayah tirinya yang sedang mabuk itu. Tampang ramah Bapak Irwan yang biasanya Siska sukai telah berubah menjadi sebuah tampang sangar yang penuh dengan nafsu-nafsu setan di dalamnya. Dengan keadaannya yang sedang mabuk, Bapak Irwan menyuruh Siska untuk memijat punggung Bapak Irwan yang dia rasakan pegal. Sebagai seorang anak angkat, Siska menuruti perintah ayah angkatnya dan dengan jari-jarinya yang lentik, dia mulai memijat- mijat punggung ayah angkatnya. Rupanya, tanpa sepengetahuan Siska, pijatan- pijatan Siska telah membangkitkan nafsu birahi. Pak Irwan menjadi lupa daratan bahwa Siska adalah anak angkatnya karena dengan kekuatannya, dia memegang tangan- tangan lentik Siska yang sedang memijatnya dan menciumnya. Dengan refleks, Siska menarik tangannya yang sedang diciumi oleh ayah angkatnya dan itu membuat Pak Irwan menjadi berang. Dia tidak menyadari bahwa orang yang di hadapannya adalah anak angkatnya yang baru berusia 16 tahun, sedangkan Pak Irwan baru saja melewati ulang tahunnya yang ke 49. Sungguh jauh perbedaannya tetapi nafsu setan telah menguasai hati nuraninya. Dengan penuh ketakutan, Siska menjauhi ayah angkatnya tetapi rupanya kekuatan Pak Irwan telah berhasil menguasai Siska. Di atas tangga, Pak Irwan menindih tubuh Siska yang sintal dan dia menciumi leher Siska yang jenjang. Sambil mengucurkan air mata, Siska menyesali kenapa dia bersedia turun sewaktu dipanggil tadi dan jika dia tidak memijat ayah angkatnya, hal seperti ini tidak perlu terjadi. Rupanya tangisan Siska tidak merubah keadaan karena sewaktu lamunan Siska buyar, dia menyadari bahwa dia sekarang tidak berbusana lagi karena Pak Irwan telah menelanjanginya dan sekarang dia hanya dapat melihat sosok ayah angkatnya yang sedang membuka pakaiannya dan dia akhirnya dapat melihat kemaluan ayah angkatnya yang cukup besar dan Siska tidak pernah melihat batang kemaluan dalam bentuk apapun selama hidupnya. Pak Irwan mulai mendekati anak angkatnya yang sedang menangis, “Jangan takut Siska, sekarang saya akan memberikan kamu kebahagiaan yang pasti belum pernah kamu terima dari siapapun.” Selesai dia mengucapkan kata-kata itu, Pak Irwan langsung menjilati lubang kemaluan Siska dengan ganasnya dan dia tidak peduli dengan tangisan dan teriakan Siska. “Jangan , Pak.. Jangan lakukan..” Siska tidak bisa melakukan apa-apa akan tetapi rupanya Siska merasakan sesuatu kenikmatan di saat lidah-lidah Pak Irwan menyapu liang kenikmatan dan klitorisnya, sesuatu perasaan yang dia belum pernah nikmati selama hidupnya. Dia merasakan sesuatu yang sangat geli dan nikmat. Isakan tangis Siska mendadak berubah total menjadi desahan- desahan yang sesekali memanjang dan tanpa dia sadari rupanya dia menjadi lupa daratan dan dia seakan mendorong-dorong kepala ayah angkatnya supaya dia bisa merasakan kenikmatan maksimal dari ayah angkatnya. Rupanya ini membuat Pak Irwan menjadi sangat terangsang dan kemudian dia mengangkat tubuh anak angkatnya sambil mencium bibir Siska untuk dibawa ke ranjang yang biasanya dia gunakan untuk bercinta dengan almarhum istrinya. Pak Irwan meletakkan Siska di atas ranjang dan kemudian dia bergerak maju, mengarahkan batang kemaluannya ke atas bibir Siska yang mungil dan menyuruh Siska untuk mengulumnya. Dengan perasaan jijik, ketakutan dan sedikit rasa birahi yang dia sendiri tidak mengerti, Siska mulai menjilati batang kemaluan ayah angkatnya dan membuat Pak Irwan menjadi refleks untuk memijat-mijat payudara Siska yang sudah cukup besar untuk gadis berusia 16 tahun. Pijatan Pak Irwan membuat Siska menjadi terpancing gairahnya dan membuat dia mempercepat gerakan kuluman di kemaluan Pak Irwan. Sekarang Siska menjadi tidak ketakutan seperti tadi dan tampaknya dia mulai menyukai permainan yang dilakukan oleh Pak Irwan. Bermenit-menit lamanya Siska menghisap-hisap batang kemaluan Pak Irwan seperti sewaktu Ibu Yuni memberikan dia permen lolly semasa hidupnya. Tiba-tiba tubuh Pak Irwan menjadi gemetar dan dia berteriak sambil batang kemaluannya memuntahkan cairan sperma ke dalam mulut Siska yang mungil. Siska merasakan jijik yang amat sangat karena pengaruh bau alami yang muncul dari sperma itu tapi Pak Irwan memaksanya untuk menelan sehingga Siska tidak mempunyai pilihan selain menelan cairan itu. Siska menganggap permainan itu telah selesai. Sayang sekali, dugaan Siska salah karena Pak Irwan tanpa Siska ketahui adalah seseorang yang cukup hiperseks. Setelah dia puas memuntahkan cairannya ke dalam mulut Siska, dia menggosok- gosokkan batang kemaluannya sehingga batang kemaluannya menjadi semakin membesar dan membuat Pak Irwan ingin berbuat lebih jauh. Dengan nafsunya yang mulai bangkit kembali, Pak Irwan berusaha memasukkan batang kemaluannya ke dalam liang kenikmatan Siska dan Siska hanya dapat melihatnya dengan wajah polos yang penuh ketakutan yang amat sangat. Dia merasakan ketakutan karena dia melihat bahwa batang kemaluan ayah angkatnya yang cukup besar sedang berusaha memasuki perawannya yang lubangnya tentu masih sempit. “Bless. .”, masuklah batang kemaluan besar Pak Irwan ke dalam liang kenikmatan Siska dan membuat Siska menjadi berteriak histeris karena kesakitan yang amat sangat dan terbukti karena darah segar perawannya mulai membasahi sprei ranjang Pak Irwan. Sambil mendiamkan batang kemaluannya di dalam liang kewanitaan Siska, Pak Irwan mencium payudara Siska yang membuat gairah yang Siska tidak mengerti apa itu menjadi bangkit kembali dan Siska ingin segera merasakan lebih dari apa yang dia rasakan sekarang. Mendadak Siska menjadi liar, dia mendekap ayah angkatnya dan menaik-turunkan pantatnya secara otomatis sehingga menimbulkan kenikmatan tersendiri bagi Pak Irwan. Hal ini membuat permainan mereka semakin menjadi Hot karena disaat pantat Siska naik, Pak Irwan mengikutinya dengan posisi menurunkan pantatnya. Hal ini tentunya menyebabkan kenikmatan sendiri bagi Pak Irwan, begitu pula dengan Siska. Permainan mereka menjadi menggila karena sekarang Siska mulai mendesis-desis seperti ular yang kepanasan sedangkan Pak Irwan mulai berteriak kenikmatan, “Ooohh” , karena menindih putri angkatnya dengan batang kemaluannya yang sedang dipijat- pijat oleh lubang kemaluan anak angkatnya. Gerakan Siska dan Pak Irwan yang naik turun itu akhirnya menghasilkan sesuatu untuk Siska karena dia merasakan ada sesuatu yang hendak meledak di dalam dirinya dan di saat batang kemaluan Pak Irwan menyodok lubang kewanitaannya yang paling dalam, Siska akhirnya meledakkan cairan kewanitaannya dan dia merasakan suatu sensasi kenikmatan yang belum pernah dia nikmati selama 16 tahun dan dia mulai menyukainya karena di saat dia klimaks tersebut, dia langsung memeluk ayah angkatnya dan menciumi Pak Irwan dengan penuh nafsu sehingga membuat Pak Irwan menjadi semakin liar dalam bersenggama. Berjam-jam lamanya dan berkali-kali Siska merasakan kenikmatan dunia yang belum pernah dia rasakan dan sampai akhirnya, Siska merasakan cairan laki-laki ayah angkatnya yang membuat tubuh ayah angkatnya kejang untuk beberapa kali karena kenikmatan yang baru saja terima dari anak angkatnya. Siska memeluk ayah angkatnya karena cairan sperma ayah angkatnya begitu hangat membasahi liang kewanitaannya dan dia dapat melihat dengan jelas bahwa sekarang cairan Pak Irwan telah menyatu dengan darah perawannya yang mulai mengering. Kejadian itu tidak terjadi sekali saja karena sekarang Siska mulai menyukai apa yang disebut dengan senggama. Bahkan, Pak Irwan telah mengajari putri angkatnya gaya- gaya baru yang selalu dipraktekkan dengan almarhum istrinya yang membuat istrinya semakin sayang kepada Pak Irwan. Kegilaan Pak Irwan dan anak angkatnya terjadi terus-menerus sampai di suatu ketika Pak Irwan harus meninggalkan dunia ini karena kecelakaan lalu lintas dan nasib Siska, si anak yatim piatu itu tidak sampai di situ karena perselingkuhannya dengan Pak Irwan membuahkan sesuatu di dalam rahimnya. Siska hamil 2 bulan dan dengan segala kekayaan dari penjualan rumah dan isinya, Siska memulai hidup baru di Singapura dan karena biaya hidup di Singapura yang tinggi, dia mati-matian menjadi seorang perempuan malam yang selalu menunggu laki-laki yang bersedia memberikan dia beberapa ratus dollar untuk menghidupi dirinya dan bayinya.
#SELINGKUH DENGAN BOS,
#SELINGKUH DENGAN ATASAN,
#ABG BISPAK TELANJANG,
#BOKEP INDONESIA,
#CERITA DEWASA,
#CERITA MESUM,
#CERITA NGENTOT JANDA,
#CERITA NGENTOT PEMBANTU,
#CERITA NGENTOT PERAWAN,
#CERITA PANAS,
#CERITA PEMERKOSAAN,
#CERITA SEKS INDONESIA,
#CERITA SEKS SEDARAH,
#CERITA SELINGKUH,
#CERITA SEX,
#CERITA SKANDAL,
#CERITA TANTE GIRANG,
#CEWEK TELANJANG,
#FOTO BUGIL,
#MEMEK PERAWAN,
#TANTE GIRANG,
#TOKET GEDE MULUS,
#PEMERKOSAAN,
#Kumpulan Cerita Dewasa Terbaru,
#Cerita Seks Dewasa Indonesia,
#Kumpulan Cerita Mesum Sedarah,
#Cerita Seks Perumahan,
#Kumpulan Cerita Seks Indonesia,
#Cerita Seks Dewasa Melayu,
#Kumpulan Cerita Panas Dewasa,
#Cerita Dewasa Terbaru,
#Koleksi Cerita Panas,
#Cerita Birahi Sedarah,
#Cerita Dewasa Panas,
#Cerita Hot Dewasa,
#Cerpen Dewasa Panas,
#Cerita Panas Dewasa Malaysia,
#Cerita Dewasa Bergambar,
#Cerita Dewasa Sedarah Terbaru,
#Cerita Birahi Pembantu,
#Kisah Ngentot Sama Pembantu,
#Cerita Seks Bergambar,
#Cerita Ngentot Bergambar,
#Cerita Dewasa Terbaru,
#Cerita Dewasa Pembantu Muda,
#Kumpulan Cerita Seks Dewasa,
#Kumpulan Cerita Seks Terbaru,
#Rumah Seks Indonesia,
#Cerita Dewasa 18,
#Cerita Dewasa Sedarah Dengan Mama,
#Kumpulan Cerita Seks Bergambar,
#Cerita Selingkuh Ngentot,
#Kumpulan Cerita Dewasa Terbaru,
#Cerita Sek Melayu Terkini,
#Cerita Lucah Melayu Terkini,
#Koleksi Cerita Lucah Cikgu,
#Koleksi Cerita Seks Melayu,
#Koleksi Cerita Lucah Bahasa Melayu,
#Cerita Seks Cikgu Melayu,
#Cerita Dewasa Sek Ngentot Memek,
#Cerita Seks Abg,
#Cerita Seks Indonesia Terbaru,
#Kumpulan Cerita Seks Abg,
#Cerita Sex Bergambar Indonesia,
#Cerita Hot Janda Muda,
#Cerita Sex Dewasa Bergambar,
#Kumpulan Cerita Dewasa Bergambar,
#Kumpulan Cerita Dewasa,
#Cerita Sex Terbaru,
#Kisah Seks Cerita Dewasa,
#Kumpulan Cerita Sedarah,
#Cerita Seks,
#Gambar Sex Terbaru,
#Cerita Dewasa Melayu Terbaru,
#Cerita Selingkuh Terbaru,
#Rumah Seks Indonesia Setengah Baya, #Kumpulan Cerita Seks,
#Kumpulan Cerita Pembantu,
#Cerita Sex Cewek Abg,
#Cerita Sex Terkini,
#Rumah Seks Indonesia,
#Cerita Ngentot Terbaru,
#Cerita Ngentot Pembantu,
#Cerita Seks Sedarah Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Pijat plus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pijat plus. Tampilkan semua postingan
Selasa, 14 Februari 2017
Sabtu, 11 Februari 2017
Ditipu
Rencana untuk berlibur
kesampaian juga diman aku dan teman
sekantor liburan ke pengandaran , berempat
kami berangkat Aku, Sita, Zilfa dan cowoknya
Zilfa namanya Edi , kurang lebih 6 jam
akhirnya sampai di tempat tujuan kami
sebelumnya sudah menyewa tempat
penginapan satu rumah yang terdiri dari 2
kamar tidur 1 kamar mandi dan ruangan
tamu.
Karena kami tiba sudah larut malam, maka
setelah menurunkan barang-barang.. Kami
pun langsung masuk ke kamar masing-
masing, aku satu kamar bersama Sita,
sedangkan Zilfa satu kamar bersama
cowoknya, kamar yang aku tempati terdiri
atas dua ranjang yang terpisah, sebuah lemari
pakaian dan meja rias dengan kacanya yang
besar dan jendela yang menghadap ke laut.
Karena capek, lelah dan ngantuk.. Kami pun
langsung tidur tanpa ganti baju lagi.
Keesokan harinya aku bangun jam 10 pagi
dan aku melihat Sita sudah tidak ada
ditempat tidurnya, aku pun langsung bangun
dan menyisir rambutku yang panjang (sebahu
lebih) dan keluar kamar, ternyata tidak ada
siapa-siapa..
“Wah pada kemana mereka..” pikirku, tetapi
tiba-tiba HP ku berbunyi, ternyata Sita
menelphon.
“Sudah bangun non..” serunya.
“Kalian lagi dimana sih?” seruku.
“Oh iya.. Sorry, kita lagi pergi cari film nih..
Tadi enggak tega bangunin kamu..” seru Sita.
“Yaa.. sudah.. Titip makanan yaa..” sahutku
“Okey non” lalu hubungan terputus.
Kini aku sendirian di bungalow itu, lalu aku
pun segera mandi.. Dan menikmati segarnya
guyuran air dari shower, setelah mandi
akupun memakai CD dan BH warna pink (aku
suka yang satu warna) dan memakai kimono,
setelah itu aku duduk-duduk disofa tamu
sembari mengeringkan rambutku dengan
handuk, tiba-tiba aku melihat secarik kertas
diatas meja, disitu tertulis ‘menyediakan jasa
pijat, urut dan lulur’ dan dibawahnya ada
nomor teleponnya.
“Ah betapa enaknya dipijat.. Kebetulan badan
lagi pegel..” pikirku sembari membayangkan
dipijat oleh si mbok dirumah, lalu aku
menelphon nomor itu dan diterima oleh
seorang wanita disana, setelah mengutarakan
maksudku, akhirnya wanita itu bilang.. Tidak
lama lagi akan datang pemijat ke kamar aku,
setelah itu akupun duduk menanti..
Tak lama kemudian pintu diketuk dari luar,
segera aku bangkit dan membuka pintu..
Dan.. Terkejutlah aku, karena tampak seorang
pria dengan baju putih berdiri diambang pintu,
lalu.
“Selamat siang neng.. Anu.. Tadi manggil
tukang pijat yaa?” seru pria itu.
Tampak pria itu berumur kira-kira 45-an, tidak
terlalu tinggi tapi kekar dan berkulit coklat.
“Eh.. nggak.. Anu.. Iya pak..” sahut aku,
“Anu.. Bapak tukang pijatnya..?” tanyaku.
Pria itu tersenyum lalu, “Iya neng”.
Wah.. Kini aku rada sedikit panik, tidak
menduga kalau tukang pijatnya seorang pria,
tapi tanpa aku sadari aku malah
mempersilahkan bapak itu masuk, setelah
masuk.
“Mau dipijat dimana Neng?” tanyanya.
“Ngk.. Di.. Kamar aja pak” sahutku, lalu aku
membiarkan bapak itu mengikutiku menuju
kamar, tiba didalam kamar, bapak itu segera
dengan cekatan membereskan ranjang tidurku,
lalu menyuruhku untuk tengkurep diatas
ranjang.
Aku mengikutinya, dan berbaring tengkurep
diatas ranjang.. Lalu terasa tangan si bapak
itu yang kasar itu mulai memijat-mijat telapak
kaki dan kedua betisku, aku benar-benar
merasakan nikmatnya pijatan bapak itu,
kemudian.
“Maaf neng.. Kimononya dibuka yaa” serunya,
Aku hanya diam saja ketika kimonoku dibuka
dan diletak diranjang satunya lagi, kini hanya
tinggal CD dan bra saja, setelah memijat betis
dan bagian paha..
Si bapak beralih ke punggungku, memang
terasa enak pijatan si bapak ini, setelah itu
aku merasakan si bapak menuangkan oil ke
atas punggungku dan mulai mengosoknya,
lalu.
“Maaf yaa Neng” serunya sembari melepas
tali BHku, aku hanya diam saja, kedua
tanganku aku taruh dibawa bantal sementara
kepalaku menoleh ke arah tembok, terasa geli
juga ketika si bapak mulai mengurut bagian
samping tubuhku.
Lalu terasa tangan si bapak mulai mengurut
kebagian bawah dan menyentuh CD ku, lalu
“Maaf yaa neng..” serunya sembari tangannya
menarik CDku kebawah, aku terkejut tapi
anehnya aku membiarkan si bapak itu
melorotkan CD ku hingga lepas.
Kini si bapak dengan leluasa mengurut
tubuhku bagian belakang yang sudah
telanjang itu, lalu si bapak mengosokan oil ke
seluruh tubuhku bagian belakang dari pundak
sampai ketelapak kaki dan dibawah sinar
lampu kamar, aku yakin tubuhku akan tampak
mengkilap karena oil itu.
Aku hanya berdiam diri saja.. Dan
membiarkan si bapak mengurut bagian dalam
pahaku, kedua kaki ku direnggangkan..
Oouhh.. Pasti sekarang dibapak dapat melihat
kemaluanku dari belakang.. Pikirku, tapi aku
hanya diam saja..
Dan diam-diam merasakan nikmat ketika
tangan dibapak menyentuh-nyentuh bibir
vaginaku, lalu dibapak naik ke atas tempat
tidur dan duduk berlutut diantara kedua paha
ku, aku hanya bisa pasrah saja ketika si
bapak merenggangkan kedua pahaku lebih
lebar lagi dan membiarkan kedua tangan si
bapak mengurut-urut bagian pinggir vaginaku..
Gilaa.. Aku terangsang hebat.. Dan setiap jari-
jari si bapak menyentuh bibir vagina ku..
Akupun mengelinjang.
Setelah cukup lama, akhirnya si bapak
menuangkan oil ke atas pantatku.. Terasa
cairan oil itu merambat melewati anus dan
terus sampai ke vaginaku, kemudian dengan
kedua tangannya.
Si bapak mulai mengurut bongkah pantatku,
dan aku benar-benar merasakan nikmat dan
membiarkan si bapak membuka bongkah
pantatku dan pasti dia dapat melihat bentuk
kemaluanku dengan jelas dari belakang
berikut anus ku.. Oohh
Tiba-tiba terasa jari-jari si bapak mengusap-
usap anus ku.. Gilaa.. Aku terangsang hebat..
Apalagi terasa sedikit demi dikit jari telunjuk
dibapak itu dicolok-colok ke dalam anus ku..
Bergetar hebat tubuhku.
Dan tanpa aku sadari aku mengangkat
pantatku hingga setengah menungging, tiba-
tiba kedua tangan si bapak memegang
pangkal paha ku dan mengangkat pantatku ke
atas, aku menurut saja..
Hingga akhirnya aku menungging dihadapan
si bapak itu, kepala ku.. kubenamkan ke atas
bantal.. Dan membiarkan si bapak
mempermainkan vaginaku dengan jari-jarinya..
Tiba-tiba.. Ooouuhh.. Aku mengeluh panjang
ketika terasa jari si bapak menyusup masuk
ke dalam anusku..
Terasa sedikit mules ketika jari telunjuk si
bapak itu di sodok-sodok keluar masuk
lobang pantatku, oohh.. Aku hanya bisa
meringis saja dan akupun mengelinjang hebat
ketika tangan si bapak yang satunya
menyusupkan jarinya ke dalam liang
vaginaku..
Gilaa.. Aku merasakan nikmat luar biasa.. Aku
hanya pasrah saja dan membiarkan si bapak
mengocok-ngocok vagina dan anusku dengan
jari-jarinya,
Tanpa sadar aku meluruskan kedua tanganku
untuk menopang tubuhku.. Hingga kini
posisiku seperti orang merangkak, sementara
si bapak tetap duduk berlutut dibelakang.
Cukup lama juga jari-jari si bapak menyodok-
nyodok liang vaginaku dan lobang pantatku..
Dan aku benar-benar menikmati.. Sehingga
tanpa sadar vaginaku sudah basah bercampur
dengan oil.. Tiba-tiba aku merasakan ada
sesuatu yang menempel dimulut vaginaku,
ternyata si bapak telah mengarahkan batang
kemaluannya ke bibir vaginaku, aku hanya
pasrah dan membiarkan ketika secara pelan-
pelan batang kemaluan si bapak mulai
ditekan masuk ke dalam vaginaku..
Oohh.. Nikmat.. Tanpa disadari.. Aku
mengerak-gerakan pinggulku juga, tubuhku
terguncang-guncang ketika si bapak mulai
menyodok-nyodok vaginaku dengan batang
kemaluannya..
Aahh.. Nggkk.. Ohh.. Aku benar-benar
merasakan nikmat.. Dan diam-diam aku
mencapai klimaks tanpa sepengetahuan si
bapak itu, tiba-tiba si bapak mencabut batang
kemaluannya dari vaginaku..
Lalu oohh.. Gilaa.. Terasa ujung batang
kemaluan si bapak ditempelkan ke anusku..
Wah dia mau menyodomi aku.. Pikirku
memang aku pernah melakukan anal sex..
Tapi ini..
Lalu si bapak menarik kedua tanganku
kebelakang dan menyuruh aku membuka
belahan pantatku dengan kedua tanganku
sendiri.. Kemudian terasa jari-jari si bapak
mengolesi anusku dengan oil..
Dan kadang-kadang menyusupkan satu dua
jari nya ke dalam.. Kemudian terasa pelan-
pelan batang kemaluan si bapak menerobos
masuk ke dalam anus ku..
Aakk.. Nggkk.. Aku mengeluh.. Rada sakit
dikit.. Tapi setelah semua batang kemaluan
si bapak amblas.. Dan ketika si bapak mulai
menyodok-nyodok keluar masuk.. Ahh..
Nikmatnya.. Terasa sedikit mules tapi aku
benar-benar enjoy anal sex ini..
Tetapi kini aku merasakan kenikmatan yang..
Tidak klimaks-klimaks.. Sampai basah tubuh
ku dengan peluh.. Tetapi si bapak tidak
kunjung klimaks juga, rasa nikmat.. Mules..
Campur aduk.. Aku hanya bisa meringis-ringis
sembari memejamkan mata saja, tetapi
akupun tidak tinggal diam..
Jika si bapak menghentikan gerakannya,
maka aku langsung mengerakan pinggulku
maju-mundur sehingga batang kemaluan si
bapak tetap keluar masuk lobang pantatku
hingga akhirnya lama kelamaan gerakan si
bapak semakin cepat.. Dan terdengar
nafasnya yang semakin memburu, rupanya si
bapak sudah mau klimaks..
Akupun membuka belahan pantatku semakin
lebar dengan kedua tanganku, lalu terdengar
si bapak mengerang aahh.. Nggkk.. Lalu ia
menjabut batang kemaluannya dari lobang
pantatku lalu disemburnya airmaninya
kepunggungku crot.. crot..
.
Terasa ada cairan kental dan hangat
membasahi punggungku.. Sampai kerambutku
dan akupun seketika rebah telungkup..
Dengan nafas masih memburu.. Dan masih
merasakan nyeri di duburku.
Setelah itu si bapak.. Pergi ke kamar mandi..
Akupun segera mengambil CD ku dan
mengelap air mani si bapak yang belepotan
dipunggung ku.. Tiba-tiba aku mendengar
suara pintu dibuka..
Akupun segera mengenakan kimonoku dan
berjalan keluar kamar.. Ternyata si bapak itu
sudah tidak ada.. Loh gimana sih ini orang..
Pikirku.. Ah.. Biar aja kalau enggak mau
dibayar..
Lalu akupun menuju kamar mandi.. Terasa
lengket punggung ku karena oil tadi, tetapi
tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.. Akupun
segera merapihkan kimonoku dan berpikir..
Pasti si Sita dan kawan-kawan sudah pulang,
ketika pintu aku buka tampak seorang ibu-ibu
dengan kebaya berdiri diluar.. Lalu.
“Selamat siang neng.. Neng yang.. Mau
dipijet kan?” seru ibu itu.
“Iya.. Ibu siapa” tanyaku
“Saya tukang pijatnya neng” sahutnya..
Gilaa.. Siapa dong bapak tadi.. Walaupun aku
terkejut.. Tetapi jujur.. Aku enjoy sekali
dengan permainan si bapak itu.. Tapi..
Andaikan tunangan kutahu.. Ah.. Jangan
sampailah.
#ABG BISPAK TELANJANG
#BOKEP INDONESIA #CERITA
DEWASA #CERITA MESUM
#CERITA NGENTOT JANDA
#CERITA NGENTOT PEMBANTU
#CERITA NGENTOT PERAWAN
#CERITA PANAS #CERITA
PEMERKOSAAN #CERITA SEKS
INDONESIA #CERITA SEKS
SEDARAH #CERITA SELINGKUH
#CERITA SEX #CERITA SKANDAL
#CERITA TANTE GIRANG #CEWEK
TELANJANG #FOTO BUGIL
#MEMEK PERAWAN #TANTE
GIRANG #TOKET GEDE MULUS |
kesampaian juga diman aku dan teman
sekantor liburan ke pengandaran , berempat
kami berangkat Aku, Sita, Zilfa dan cowoknya
Zilfa namanya Edi , kurang lebih 6 jam
akhirnya sampai di tempat tujuan kami
sebelumnya sudah menyewa tempat
penginapan satu rumah yang terdiri dari 2
kamar tidur 1 kamar mandi dan ruangan
tamu.
Karena kami tiba sudah larut malam, maka
setelah menurunkan barang-barang.. Kami
pun langsung masuk ke kamar masing-
masing, aku satu kamar bersama Sita,
sedangkan Zilfa satu kamar bersama
cowoknya, kamar yang aku tempati terdiri
atas dua ranjang yang terpisah, sebuah lemari
pakaian dan meja rias dengan kacanya yang
besar dan jendela yang menghadap ke laut.
Karena capek, lelah dan ngantuk.. Kami pun
langsung tidur tanpa ganti baju lagi.
Keesokan harinya aku bangun jam 10 pagi
dan aku melihat Sita sudah tidak ada
ditempat tidurnya, aku pun langsung bangun
dan menyisir rambutku yang panjang (sebahu
lebih) dan keluar kamar, ternyata tidak ada
siapa-siapa..
“Wah pada kemana mereka..” pikirku, tetapi
tiba-tiba HP ku berbunyi, ternyata Sita
menelphon.
“Sudah bangun non..” serunya.
“Kalian lagi dimana sih?” seruku.
“Oh iya.. Sorry, kita lagi pergi cari film nih..
Tadi enggak tega bangunin kamu..” seru Sita.
“Yaa.. sudah.. Titip makanan yaa..” sahutku
“Okey non” lalu hubungan terputus.
Kini aku sendirian di bungalow itu, lalu aku
pun segera mandi.. Dan menikmati segarnya
guyuran air dari shower, setelah mandi
akupun memakai CD dan BH warna pink (aku
suka yang satu warna) dan memakai kimono,
setelah itu aku duduk-duduk disofa tamu
sembari mengeringkan rambutku dengan
handuk, tiba-tiba aku melihat secarik kertas
diatas meja, disitu tertulis ‘menyediakan jasa
pijat, urut dan lulur’ dan dibawahnya ada
nomor teleponnya.
“Ah betapa enaknya dipijat.. Kebetulan badan
lagi pegel..” pikirku sembari membayangkan
dipijat oleh si mbok dirumah, lalu aku
menelphon nomor itu dan diterima oleh
seorang wanita disana, setelah mengutarakan
maksudku, akhirnya wanita itu bilang.. Tidak
lama lagi akan datang pemijat ke kamar aku,
setelah itu akupun duduk menanti..
Tak lama kemudian pintu diketuk dari luar,
segera aku bangkit dan membuka pintu..
Dan.. Terkejutlah aku, karena tampak seorang
pria dengan baju putih berdiri diambang pintu,
lalu.
“Selamat siang neng.. Anu.. Tadi manggil
tukang pijat yaa?” seru pria itu.
Tampak pria itu berumur kira-kira 45-an, tidak
terlalu tinggi tapi kekar dan berkulit coklat.
“Eh.. nggak.. Anu.. Iya pak..” sahut aku,
“Anu.. Bapak tukang pijatnya..?” tanyaku.
Pria itu tersenyum lalu, “Iya neng”.
Wah.. Kini aku rada sedikit panik, tidak
menduga kalau tukang pijatnya seorang pria,
tapi tanpa aku sadari aku malah
mempersilahkan bapak itu masuk, setelah
masuk.
“Mau dipijat dimana Neng?” tanyanya.
“Ngk.. Di.. Kamar aja pak” sahutku, lalu aku
membiarkan bapak itu mengikutiku menuju
kamar, tiba didalam kamar, bapak itu segera
dengan cekatan membereskan ranjang tidurku,
lalu menyuruhku untuk tengkurep diatas
ranjang.
Aku mengikutinya, dan berbaring tengkurep
diatas ranjang.. Lalu terasa tangan si bapak
itu yang kasar itu mulai memijat-mijat telapak
kaki dan kedua betisku, aku benar-benar
merasakan nikmatnya pijatan bapak itu,
kemudian.
“Maaf neng.. Kimononya dibuka yaa” serunya,
Aku hanya diam saja ketika kimonoku dibuka
dan diletak diranjang satunya lagi, kini hanya
tinggal CD dan bra saja, setelah memijat betis
dan bagian paha..
Si bapak beralih ke punggungku, memang
terasa enak pijatan si bapak ini, setelah itu
aku merasakan si bapak menuangkan oil ke
atas punggungku dan mulai mengosoknya,
lalu.
“Maaf yaa Neng” serunya sembari melepas
tali BHku, aku hanya diam saja, kedua
tanganku aku taruh dibawa bantal sementara
kepalaku menoleh ke arah tembok, terasa geli
juga ketika si bapak mulai mengurut bagian
samping tubuhku.
Lalu terasa tangan si bapak mulai mengurut
kebagian bawah dan menyentuh CD ku, lalu
“Maaf yaa neng..” serunya sembari tangannya
menarik CDku kebawah, aku terkejut tapi
anehnya aku membiarkan si bapak itu
melorotkan CD ku hingga lepas.
Kini si bapak dengan leluasa mengurut
tubuhku bagian belakang yang sudah
telanjang itu, lalu si bapak mengosokan oil ke
seluruh tubuhku bagian belakang dari pundak
sampai ketelapak kaki dan dibawah sinar
lampu kamar, aku yakin tubuhku akan tampak
mengkilap karena oil itu.
Aku hanya berdiam diri saja.. Dan
membiarkan si bapak mengurut bagian dalam
pahaku, kedua kaki ku direnggangkan..
Oouhh.. Pasti sekarang dibapak dapat melihat
kemaluanku dari belakang.. Pikirku, tapi aku
hanya diam saja..
Dan diam-diam merasakan nikmat ketika
tangan dibapak menyentuh-nyentuh bibir
vaginaku, lalu dibapak naik ke atas tempat
tidur dan duduk berlutut diantara kedua paha
ku, aku hanya bisa pasrah saja ketika si
bapak merenggangkan kedua pahaku lebih
lebar lagi dan membiarkan kedua tangan si
bapak mengurut-urut bagian pinggir vaginaku..
Gilaa.. Aku terangsang hebat.. Dan setiap jari-
jari si bapak menyentuh bibir vagina ku..
Akupun mengelinjang.
Setelah cukup lama, akhirnya si bapak
menuangkan oil ke atas pantatku.. Terasa
cairan oil itu merambat melewati anus dan
terus sampai ke vaginaku, kemudian dengan
kedua tangannya.
Si bapak mulai mengurut bongkah pantatku,
dan aku benar-benar merasakan nikmat dan
membiarkan si bapak membuka bongkah
pantatku dan pasti dia dapat melihat bentuk
kemaluanku dengan jelas dari belakang
berikut anus ku.. Oohh
Tiba-tiba terasa jari-jari si bapak mengusap-
usap anus ku.. Gilaa.. Aku terangsang hebat..
Apalagi terasa sedikit demi dikit jari telunjuk
dibapak itu dicolok-colok ke dalam anus ku..
Bergetar hebat tubuhku.
Dan tanpa aku sadari aku mengangkat
pantatku hingga setengah menungging, tiba-
tiba kedua tangan si bapak memegang
pangkal paha ku dan mengangkat pantatku ke
atas, aku menurut saja..
Hingga akhirnya aku menungging dihadapan
si bapak itu, kepala ku.. kubenamkan ke atas
bantal.. Dan membiarkan si bapak
mempermainkan vaginaku dengan jari-jarinya..
Tiba-tiba.. Ooouuhh.. Aku mengeluh panjang
ketika terasa jari si bapak menyusup masuk
ke dalam anusku..
Terasa sedikit mules ketika jari telunjuk si
bapak itu di sodok-sodok keluar masuk
lobang pantatku, oohh.. Aku hanya bisa
meringis saja dan akupun mengelinjang hebat
ketika tangan si bapak yang satunya
menyusupkan jarinya ke dalam liang
vaginaku..
Gilaa.. Aku merasakan nikmat luar biasa.. Aku
hanya pasrah saja dan membiarkan si bapak
mengocok-ngocok vagina dan anusku dengan
jari-jarinya,
Tanpa sadar aku meluruskan kedua tanganku
untuk menopang tubuhku.. Hingga kini
posisiku seperti orang merangkak, sementara
si bapak tetap duduk berlutut dibelakang.
Cukup lama juga jari-jari si bapak menyodok-
nyodok liang vaginaku dan lobang pantatku..
Dan aku benar-benar menikmati.. Sehingga
tanpa sadar vaginaku sudah basah bercampur
dengan oil.. Tiba-tiba aku merasakan ada
sesuatu yang menempel dimulut vaginaku,
ternyata si bapak telah mengarahkan batang
kemaluannya ke bibir vaginaku, aku hanya
pasrah dan membiarkan ketika secara pelan-
pelan batang kemaluan si bapak mulai
ditekan masuk ke dalam vaginaku..
Oohh.. Nikmat.. Tanpa disadari.. Aku
mengerak-gerakan pinggulku juga, tubuhku
terguncang-guncang ketika si bapak mulai
menyodok-nyodok vaginaku dengan batang
kemaluannya..
Aahh.. Nggkk.. Ohh.. Aku benar-benar
merasakan nikmat.. Dan diam-diam aku
mencapai klimaks tanpa sepengetahuan si
bapak itu, tiba-tiba si bapak mencabut batang
kemaluannya dari vaginaku..
Lalu oohh.. Gilaa.. Terasa ujung batang
kemaluan si bapak ditempelkan ke anusku..
Wah dia mau menyodomi aku.. Pikirku
memang aku pernah melakukan anal sex..
Tapi ini..
Lalu si bapak menarik kedua tanganku
kebelakang dan menyuruh aku membuka
belahan pantatku dengan kedua tanganku
sendiri.. Kemudian terasa jari-jari si bapak
mengolesi anusku dengan oil..
Dan kadang-kadang menyusupkan satu dua
jari nya ke dalam.. Kemudian terasa pelan-
pelan batang kemaluan si bapak menerobos
masuk ke dalam anus ku..
Aakk.. Nggkk.. Aku mengeluh.. Rada sakit
dikit.. Tapi setelah semua batang kemaluan
si bapak amblas.. Dan ketika si bapak mulai
menyodok-nyodok keluar masuk.. Ahh..
Nikmatnya.. Terasa sedikit mules tapi aku
benar-benar enjoy anal sex ini..
Tetapi kini aku merasakan kenikmatan yang..
Tidak klimaks-klimaks.. Sampai basah tubuh
ku dengan peluh.. Tetapi si bapak tidak
kunjung klimaks juga, rasa nikmat.. Mules..
Campur aduk.. Aku hanya bisa meringis-ringis
sembari memejamkan mata saja, tetapi
akupun tidak tinggal diam..
Jika si bapak menghentikan gerakannya,
maka aku langsung mengerakan pinggulku
maju-mundur sehingga batang kemaluan si
bapak tetap keluar masuk lobang pantatku
hingga akhirnya lama kelamaan gerakan si
bapak semakin cepat.. Dan terdengar
nafasnya yang semakin memburu, rupanya si
bapak sudah mau klimaks..
Akupun membuka belahan pantatku semakin
lebar dengan kedua tanganku, lalu terdengar
si bapak mengerang aahh.. Nggkk.. Lalu ia
menjabut batang kemaluannya dari lobang
pantatku lalu disemburnya airmaninya
kepunggungku crot.. crot..
.
Terasa ada cairan kental dan hangat
membasahi punggungku.. Sampai kerambutku
dan akupun seketika rebah telungkup..
Dengan nafas masih memburu.. Dan masih
merasakan nyeri di duburku.
Setelah itu si bapak.. Pergi ke kamar mandi..
Akupun segera mengambil CD ku dan
mengelap air mani si bapak yang belepotan
dipunggung ku.. Tiba-tiba aku mendengar
suara pintu dibuka..
Akupun segera mengenakan kimonoku dan
berjalan keluar kamar.. Ternyata si bapak itu
sudah tidak ada.. Loh gimana sih ini orang..
Pikirku.. Ah.. Biar aja kalau enggak mau
dibayar..
Lalu akupun menuju kamar mandi.. Terasa
lengket punggung ku karena oil tadi, tetapi
tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.. Akupun
segera merapihkan kimonoku dan berpikir..
Pasti si Sita dan kawan-kawan sudah pulang,
ketika pintu aku buka tampak seorang ibu-ibu
dengan kebaya berdiri diluar.. Lalu.
“Selamat siang neng.. Neng yang.. Mau
dipijet kan?” seru ibu itu.
“Iya.. Ibu siapa” tanyaku
“Saya tukang pijatnya neng” sahutnya..
Gilaa.. Siapa dong bapak tadi.. Walaupun aku
terkejut.. Tetapi jujur.. Aku enjoy sekali
dengan permainan si bapak itu.. Tapi..
Andaikan tunangan kutahu.. Ah.. Jangan
sampailah.
#ABG BISPAK TELANJANG
#BOKEP INDONESIA #CERITA
DEWASA #CERITA MESUM
#CERITA NGENTOT JANDA
#CERITA NGENTOT PEMBANTU
#CERITA NGENTOT PERAWAN
#CERITA PANAS #CERITA
PEMERKOSAAN #CERITA SEKS
INDONESIA #CERITA SEKS
SEDARAH #CERITA SELINGKUH
#CERITA SEX #CERITA SKANDAL
#CERITA TANTE GIRANG #CEWEK
TELANJANG #FOTO BUGIL
#MEMEK PERAWAN #TANTE
GIRANG #TOKET GEDE MULUS |
Label:
bokep indonesia,
Cerita Bokep,
Cerita Hot,
Cerita Ngentot,
Cerita Panas,
Cerita Seks,
Cerita Sex,
Cerita Sex Dewasa,
Cerita Sex Terbaru,
Kisah Sex,
Pijat plus,
selingkuh,
sex bertiga,
tante girang,
threesome
Langganan:
Postingan (Atom)